Tuesday, November 24, 2015

Kumpulan Tips Photoshop yang (Kemungkin) Kamu Belum Tahu



Sebagai aplikasi pengolah gambar bitmap paling populer, Photoshop menyimpan banyak sekali fitur-fitur yang mengesankan untuk mempercepat proses kerja para penggunanya. Beberapa trik menarik dibawah ini dapat membuat proses kerja kamu menjadi lebih efektif dan efisien. Selamat membaca :)

1) Auto Select
Auto-Select adalah sebuah fitur di Photoshop yang apabila diaktifkan, maka semua objek yang kamu klik akan otomatis terseleksi pada layer palette. Fitur ini juga dilengkapi oleh fitur Show-Transform Controls yang  akan menandai objek terpilih dengan bentuk transform standar yang bisa digunakan untuk memperbesar/kecil, merotasi, atau memudahkan untuk menggeser objek. Kedua fitur tersebut dapat ditemukan pada control bar (dibagian atas) jika Selection tool (V) diaktifkan.


2) Mengaktifkan Seleksi dari Layer
Untuk mengaktifkan (meload)seleksi dari layer tertentu, caranya sangat mudah. Cukup tekan dan tahan Ctrl di keyboard kemudian klik pada thumbnail dari layer yang ingin diaktifkan seleksinya.


3) Menyimpan Styles
Terkadang saat kita telah selesai membuat sekumpulan styles pada layer styles untuk sebuah layer, kita ingin menyimpan styles tersebut untuk dipakai pada layer-layer lain di dokumen yang berbeda. Untuk menyimpan styles, cukup double-click pada layer yang memiliki styles yang ingin disimpan, pada jendela pengaturan layer styles klik New Styles, kemudian berikan nama untuk styles baru tersebut. Maka otomatis Photoshop akan menyimpannya untuk dapat digunakan pada layer-layer yang lain. Untuk mengaktifkan atau menggunakan styles yang tersimpan, cukup buka Window > Styles dan klik pada styles yang diinginkan.


4) Effect Copy
Selain dapat disimpan dengan mudah seperti cara pada no.3, Layer styles juga dapat diduplikasi / dicopy dengan mudah ke layer lainnya. Cara umum yang digunakan adalah dengan klik kanan pada layer yang styles-nya ingin dicopy, kemudian pilih Copy Layer Styles. Lalu klik kanan pada layer dimana styles tersebut ingin diterapkan lalu pilih Paste Layer Styles.
Cara selanjutnya adalah dengan tekan dan tahan tombol Alt, kemudian drag effect dari satu layer ke layer lain. Cara ini cenderung lebih cepat jika kita ingin mengcopy styles hanya ke satu layer. Tapi jika ingin mengcopy styles ke banyak layer, cara pertama lebih direkomendasikan.


5) Convert Seleksi ke Path dan Shape
Adakalanya kita ingin menjadikan seleksi menjadi sebuah shape sehingga dapat mudah diedit, diperbesar, dsb. Untuk melakukannya, pertama load seleksi dari salah satu layer (seperti tips no.2) untuk dijadikan shape. Sementara seleksi aktif, buka Path palette (Window > Path) kemudian klik icon list di sudut kanan palette lalu pilih Make Work Path, maka akan muncul path baru bernama Work Path. Klik path tersebut lalu pada menu bar klik Edit > Define Costum Shape, akan muncul jendela baru untuk memberi nama costum shape yang akan kita buat, dalam hal ini, saya beri nama Spongebob, lalu klik ok. Sekarang kita sudah punya costum shape dengan nama Spongebob yang dapat kamu pilih dengan mengaktifkan Costum Shape Tool (U) di toolbox. Tinggal drag shape tersebut ke area, maka shape baru berbentuk spongebob yang editable akan muncul pada layar, mudah bukan!?



6) Expand / Collapse Groups
Kadang kita bekerja dengan banyak layer dan group di Photoshop, seringkali harus membuka dan menutup grup satu persatu dan hal ini cukup merepotkan. Namun kamu bisa mencoba trik yang satu ini : tekan dan tahan tombol Ctrl di keyboard lalu klik pada tanda panah kecil dibagian kiri Group palette. Langkah ini akan membuka (mengexpand) semua group, lakukan langkah yang sama untuk menutup semua group.


7) Clipping Mask
Clipping mask adalah suatu metode untuk membuat suatu layer dimasking sesuai dengan bentuk layer dibawahnya. Untuk dapat menerapkannya, cukup klik kanan layer yang ingin dimasking lalu pilih Create Clipping Mask atau kamu bisa menekan tombol Ctrl + Alt + G di keyboard.


8) Memperbesar / memperkecil Hardness dan Diameter Brush
Diameter (ukuran) dan Hardness (kepekatan) adalah dua elemen yang harus ditentukan untuk mengaplikasikan Brush tool di Photoshop. Ada langkah mudah untuk mengatur keduanya tanpa harus melakukan klik kanan dan menggeser nilai pengaturan. Caranya adalah dengan menekan dan tahan tombol Shift + Alt di keyboard kemudian drag Brush tool (B) ke kiri dan ke kanan untuk memperbesar ukuran brush, atau drag brush ke atas dan ke bawah untuk mengatur nilai hardness-nya.


9) Menampilkan / Menyembunyikan Layer
Mungkin semua sudah tahu bagaiman untuk Menampilkan / Menyembunyikan satu layer, yap! Cukup klik pada ikon bergambar mata pada layer tersebut. Tapi bagaimana caranya menyembunyikan semua layer? Caranya cukup mudah, tekan dan tahan tombol Alt di keyboard, lalu klik pada ikon mata pada salah satu layer. Langkah ini akan membuat semua layer disembunyikan kecuali layer yang ikon matanya diklik. Untuk menampilkan semua layer kembali, cukup tekan dan tahan tombol Alt, lalu klik sekali lagi pada ikon benggambar mata di layer tadi.


10) Mengatur Opacity dengan Cepat
Tips ini adalah favorit saya. Untuk dapat mengatur opacity dengan cepat, kita cukup klik layer yang ingin dirubah opacity-nya lalu tekan tombol angka di keyboard. Angka 0 mengacu pada opacity 100%, 1 = 10%, 2 = 20%, dst. Untuk mengatur opacity dengan nilai tertentu, misalnya 58%, cukup tekan tombol 5 kemudian 8 secara cepat.




Yup! Sekian tips singkat Photoshop kali ini. Jika kamu punya tips menarik lainnya untuk dibagikan ke pembaca, silahkan tuliskan melalui komentar. Artikel ini akan terus diupdate dengan tips-tips tambahan bermanfaat lainnya. 

Monday, November 23, 2015

Tutorial Membuat Sitemap Sederhana 100% SEO Friendly

Pembahasan pada artikel kali ini adalah mengenai Sitemap, sitemap atau yang biasa disebut daftar isi sangatlah penting untuk blog. Sebelum membuat sitemap alangkah baiknya anda mengetahui lebih dalam pengertian Sitemap.


Apa Itu Sitemap?
Sitemap adalah daftar isi pada suatu blog, seperti halnya sebuah buku, blog juga memiliki daftar isi. Semua artikel yang pernah anda tulis akan muncul di Sitemap yang anda buat.

Apa Fungsi Sitemap?
Tidak berbeda dengan daftar isi, fungsi Sitemap adalah untuk memudahkan pengunjung mencari artikel yang mereka perlukan di blog kita.

Sebelum Membuat Sitemap
Sebelum membuat Sitemap anda harus memberi Label pada artikel anda. Jika artikel tidak diberi label maka tidak akan muncul pada halaman Sitemap di blog anda.


Bagaimana Cara Membuat Sitemap?
Caranya sangat mudah, anda cukup mengikuti tutorial dibawah ini.
1. Login ke blogger.com
2. Pada menu "Laman" klik "Laman baru"


3. Ubah settingan dari "Compose" menjadi "HTML" (terletak di bagian kiri atas)


4. Masukkan Script dibawah ini pada laman yang anda buat tadi.
<script src="http://me-sitemap.googlecode.com/files/mysitemap.js" type="text/javascript"></script>
<script src="http://zekazola.blogspot.co.id/feeds/posts/default?max-results=9999&amp;alt=json-in-script&amp;callback=loadtoc"></script>
Ganti URL Blog Zekazola dengan URL blog anda.

5. Klik "Publikasikan"


Itulah Tutorial Membuat Sitemap Sederhana 100% SEO Friendly. Saya menyarankan anda untuk membuat Sitemap sederhana seperti Sitemap diatas, karena pembuatan Sitemap yang salah akan berdampak negatif pada blog.

Tips Daftar Google AdSense Non Hosted Full Approve

Kali ini Saya ingin berbagi tips buat Anda sekalian tentang tips daftar Google AdSense non hosted full approve.
Artikel ini Saya buat dengan tujuan untuk membantu teman - teman yang kesulitan dalam mendaftar Google AdSense non hosted. Sebenarnya cukup mudah untuk mendaftar Google AdSense, yaitu Anda harus mentaati seluruh peraturan sebelum blog Anda di daftarkan.

Perbedaan Akun Google AdSense Non Hosted Dan Hosted

Sebelum mendaftar Google AdSense sebaiknya Anda harus tahu dahulu apa perbedaan akun hosted dan non hosted.

Akun Google AdSense Non Hosted
Akun AdSense yang tidak terkait dengan situs mitra host adsense milik Google atau pihak ketiga. Akun non hosted ini bisa digunakan untuk menampilkan iklan di situs apapun milik publisher.

Akun Google AdSense Hosted
Akun AdSense yang terkait dengan situs web mitra host adsense milik Google atau disebut sebagai pihak ketiga. Akun ini hanya bisa menampilkan iklan di mitra host seperti youtube dan blogger.

Tips Daftar Google AdSense Non Hosted

1. Baca Dahulu Kebijakan Google AdSense
Ada lebih baiknya sebelum mendaftar terlebih dahulu kita harus membaca kebijakan program Google AdSense.

2. Pakai Top Level Domain (TLD)
Langkah selanjutnya pakai Top Level Domain (TLD)

3. Template
Faktor template juga berpengaruh dalam pengajuan daftar Google AdSense. Saya sarankan pakai dahulu template bawaan dari blogger yang cerah, sederhana, rapi dan jangan pakai template yang memakai auto readmore.

4. Siapkan Kelengkapan Blog
Lalu Anda siapkan kelengkapan blog sebelum di daftarkan ke Google AdSense. Kelengkapan yang Saya maksud sebagai berikut :

Widget Blog
Beberapa widget yang bisa Anda pasang antara lain, arsip blog, popular post, recent post dan google plus. Namun Saya hanya memasang widget popular post saat mendaftarkan akun Google AdSense.

Halaman Pendukung
Blog Anda juga harus sudah ada halaman seperti About, Contact, Privacy Police, Disclaimer dan Sitemap.

Menu Navigasi
Buatlah menu navigasi yang isi nya halaman About, Contact, Privacy Police, Disclaimer dan Sitemap.

5. Buat Konten Berkualitas
Ini dia syarat paling penting saat mendaftar Google AdSense. Maksudnya berkualitas adalah unik, panjang dan bermanfaat. Buatlah artikel minimal 10 - 15 artikel, lalu cek kualitas artikel Anda di http://www.siteliner.com/ dan lihat apakah konten Anda sudah berkualitas.

6. Daftarkan Blog Anda Ke Google Webmaster dan Google Analytics
Setelah blog Anda memakai TLD selanjutnya daftarkan blog Anda ke Google Webmaster dan daftarkan sitemap blog. Lalu daftarkan juga blog Anda ke Google Analytics.

7. Umur Blog
Umur blog sebenarnya tidak terlalu berpengaruh, namun Saya sarankan untuk menunggu umur blog Anda 1 - 2 minggu sebelum mendaftar. Pengalaman pribadi Saya mendaftarkan blog yang baru selesai dibuat langsung di daftarkan ditolak, tapi mendaftarkan blog yang sudah berumur 1 - 2 minggu diterima. Waktu 1 - 2 minggu ini digunakan untuk Google menelusuri blog dan menunggu artikel Anda ter-indeks.

8. Pengunjung
Faktor pengunjung tidak berngaruh untuk proses pendaftaran Google AdSense, blog yang Saya daftarkan sama sekali tidak ada pengunjung.
Setelah Anda selesai dengan persyaratan - persyaratan yang Saya sebutkan diatas, langkah selanjutnya tinggal mendaftarkan blog Anda ke Google AdSense.

Sebagai tambahan, berikut adalah spesifikasi blog yang Saya daftarkan :

Platform blog : Blogger Custom Domain
Tema : Kesehatan
Bahasa : Inggris
Jumlah Postingan : 18 artikel, semuanya hasil rewrite
Jumlah Halaman : 6 Halaman
Umur Blog : 2 Minggu
Template : Bawaan Blogger : Simple
Widget : Popular Post dan Kotak Pencarian

Proses pendaftaran Google AdSense ada 2 tahap, yaitu :

Tahap Pertama
Biasanya pada tahap pertama dalam 1 x 24 jam sudah ada pemberitahuan untuk melanjutkan pengajuan ke tahap selanjutnya setelah proses pendaftaran. Setelah Anda menerima email pemberitahuan tahap pertama selesai dan dilanjutkan untuk tahap selanjutnya, Anda disuruh untuk memasang kode iklan. Jadi silakan ambil kode iklan di akun Google AdSense Anda dan pasang di blog.

Tahap Dua
Pada tahap kedua ini proses peninjaun dilakukan kurang lebih 1 minggu. Jadi selama satu minggu pada tahap review kedua ini buatlah artikel agar blog Anda terlihat selalu update.


Itulah tips cara daftar Google AdSense non hosted full approve. Silakan dicoba dan semoga berhasil. Oh ya, kalau ada yang berhasil kasih infonya ya.